Mertua Park Jin Young Ditahan, Saham JYP Entertainment Anjlok
Mertua Park Jin Young Ditahan, Saham JYP Entertainment Anjlok
Tragedi tenggelamnya kapal Sewol pada 16 April lalu ternyata membawa dampak negatif bagi JYP Entertainment. Penangkapan Yoo Byeong Ho yang tidak lain adalah ayah mertua dari pendiri sekaligus pemilik JYP, Park Jin Young, membuat harga saham JYP merosot.
Yoo Byeong Ho adalah adik dari Yoo Byeong Eon, pemilik kapal feri Sewol yang saat ini sedang menjadi buronan polisi. Setelah tragedi yang menewaskan ratusan jiwa tersebut, Yoo Byeong Eon dan keluarga serta relasi bisnisnya diperiksa oleh polisi terkait dugaan korupsi. Rumor lantas muncul terkait adanya kecurigaan JYP Ent. menerima dana ilegal dari melalui Yoo Byeong Ho.
Pihak berwajib kemudian melakukan investigasi terhadap rekening bank JYP Ent. untuk mengetahui kepastian apakah ada aliran dana dari Chonghaejin Marine Co, operator kapal feri Sewol. Namun hal ini dibantah oleh agensi 2PM ini. Mereka menyatakan bahwa tidak membuat kesepakatan apapun dengan Chonghaejin Marine Co. ataupun perwakilan keluarga Yoo.
Akibat penahanan ini, harga saham JYP Ent. dilaporkan anjlok hingga 3,49 persen ke titik terendah dari 4.285 Won atau sekitar USD 4,2 pada Senin (23/6) pukul 11.00 siang. Harga ini turun jauh dibanding pada awal April sebelum tragedi Sewol terjadi. Saat itu saham JYP Ent. dihargai pada kisaran nilai USD 5 hingga USD 6.
Via wowkeren
Tragedi tenggelamnya kapal Sewol pada 16 April lalu ternyata membawa dampak negatif bagi JYP Entertainment. Penangkapan Yoo Byeong Ho yang tidak lain adalah ayah mertua dari pendiri sekaligus pemilik JYP, Park Jin Young, membuat harga saham JYP merosot.
Yoo Byeong Ho adalah adik dari Yoo Byeong Eon, pemilik kapal feri Sewol yang saat ini sedang menjadi buronan polisi. Setelah tragedi yang menewaskan ratusan jiwa tersebut, Yoo Byeong Eon dan keluarga serta relasi bisnisnya diperiksa oleh polisi terkait dugaan korupsi. Rumor lantas muncul terkait adanya kecurigaan JYP Ent. menerima dana ilegal dari melalui Yoo Byeong Ho.
Pihak berwajib kemudian melakukan investigasi terhadap rekening bank JYP Ent. untuk mengetahui kepastian apakah ada aliran dana dari Chonghaejin Marine Co, operator kapal feri Sewol. Namun hal ini dibantah oleh agensi 2PM ini. Mereka menyatakan bahwa tidak membuat kesepakatan apapun dengan Chonghaejin Marine Co. ataupun perwakilan keluarga Yoo.
Akibat penahanan ini, harga saham JYP Ent. dilaporkan anjlok hingga 3,49 persen ke titik terendah dari 4.285 Won atau sekitar USD 4,2 pada Senin (23/6) pukul 11.00 siang. Harga ini turun jauh dibanding pada awal April sebelum tragedi Sewol terjadi. Saat itu saham JYP Ent. dihargai pada kisaran nilai USD 5 hingga USD 6.
Via wowkeren
Komentar
Posting Komentar